Header

Sabtu, 21 Januari 2012

Perencanaan Dalam Ilmu Manajemen

BAB I
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Perencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk organisasi, sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan. Perencanaan diperlukan dalam setiap jenis kegiatan baik itu kegiatan organisasi, perusahaan maupun kegiatan dimasyarakat, dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi manajemen, karena fungsi-fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan dalam perencanaan.

1.2. Rumusan Masalah
Menurut Newman perencanaan (planning) is deciding in advance what is to be done. Sedangkan menurut A Allen planning is the determination of a course of action to achieve a desired result. Pada dasarnya yang dimaksud dengan perencanaan yaitu memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa (what) siapa (Who) kapan (When) dimana (When) mengapa (why) dan bagaimana (How) jadi perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan serta program-program yang dilakukan. sehingga proses manajemenpun berjalan dengan semestinya.

1.3 Ruang Lingkup Perencanaan Dalam Manajemen
Perencanaan yang baik harus dapat menjawab enam pertanyaan yang disebut sebagai unsur-unsur perencanaan yaitu :
a.       Apa (what) :apa yang harus dilakukan mencapai tujuan yang diinginkan ?
b.      Mengapa (why): Mengapa hal tersebut dijadikan sasaran ?
c.       Dimana (where) : dimana ia melakukan pemilihan tempat perusahaan ?
d.      Kapan (when) : Kapan ia akan melakukan ?
e.       Siapa (Who) : Siapa yang akan melakukan ?
f.       Bagaimana (How) : Bagaimana cara melkukannya ?


1.4. Tujuan
Adapun tujuan yang terdapat dalam perencanaan pada Manajemen adalah :
1.      Tujuan pertama adalah untuk memberikan pengarahan baik untuk kita selaku mahasiswa yang masih dalam tahap belajar maupun orang lain yang membaca makalah ini. Dengan rencana, kita atau orang lain (Karyawan) dapat mengetahui apa yang harus mereka capai, dengan siapa mereka harus bekerja sama, dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa rencana, departemen atau organisasi dan individual mungkin akan bekerja sendiri-sendiri secara serampangan, sehingga kerja organisasi kurang efesien.
2.      Sebagai dasar dan patokan bagi kita selaku mahasiswa akan kegiatan-kegiatan yang ada dalam organisasi baik pengarahan, penyaluran usaha-usaha maupun kegiatan dari sebuah organisasi yang mungkin sedang kita jalani atau kita geluti yang ada di STIE Bina Bangsa Banten.
3.      Sebagai standar Pembelajaran dan  pelaksanaan dengan  melaksanakan diri pada tujuan yang akan dicapai dalam sebuah Organisasi yang dibuat secara jelas dalam makalah yang kami susun ini.

1.5. Manfaat
Dengan diselesaikanya makalah ini, kami dapat memberikan manfaat antara lain :
1.      Dapat memahami mengenai Perencanaan dalam ilmu Manajemen.
2.      Dapat mengetahui ruang lingkup yang ada pada Perencanaan Manajemen.
3.      Juga tahu akan definisi dari Perencanaan itu sender, dan dikembangkannya dalam kehidupan sehari-hari kita.

 
BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Perencanaan (Planning) Dalam Manajemen
Perencanaan atau plan adalah dokumen yang digunakan sebagai skema untuk mencapai tujuan. Rencana biasanya mencakup alokasi sumber daya, jadwa, dan tindakan-tindakan penting lainnya. Rencana dibagi berdasarkan cakupan, jangka waktu, kekhususan, dan frekuensi penggunaannya. Berdasarkan cakupannya, rencana dapat dibagi menjadi rencana strategis dan rencana operasional. Rencana strategis adalah rencana umum yang berlaku di seluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah rencana yang mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi.

2.2. Jenis-jenis Perencanaan
Terdapat Delapan jenis Perencanaan, antara lain yaitu :
2.2.1.      SASARAN
Sasaran adalah suatu tujuan yang diinginkan, yang menganggambarkan lingkup (scope) dengan jelas dan terarah.

2.2.2.      KEBIJAKSANAAN
Kebijaksanaan adalah suatu pernyataan atau pengertian umum yang yang dijadikan dasar untuk membuat dan menentukan keputusan. Keputusan-keputusan tersebut harus dapat menjamin dan membantu sesuai dengan arah serta tujuannya.

2.2.3.      PROSEDUR
Prosedur adalah rencana yang menunjukkan pemilihan cara bertindak dan berhubungan kegiatan-kegiatan diwaktu yang akan datang,

2.2.4.      PERATURAN ATAU KETETAPAN
Peraturan adalah aturan-aturan yang ditetapkan dan harus di taati.


2.2.5.      PROGRAM
Program adalah suatu rencana yang telah menggambarkan rencana secara nyata (kongkrit). Dapat disebutkan nyata karena dalam program sudah tercantum adanya sasaran , kebijaksanaan, prosedur maupun anggarannya.

2.2.6.      ANGGARAN
Anggaran adalah suatu rencana yang menggambarkan tentang penerimaan dan pengeluaran yang akan dilakukan oleh berbagai bidang yang ada dalam organisasi atau perusahaan. Dalam anggaran hendaknya dicantumkan mengenai besarnya biaya dan hasil yang diperoleh, sehingga anggaran tersebut rasional.

2.2.7.      STRATEGI
Strategi adalah ssuatu siasat untuk menentukan tindakan-tindakan diwktu yang akan datang daalam rangka mencapai tujuan.
Ada beberapa faktor yang sngat penting untuk menentukan suatu strategi antara lain:
1.      Pengaruh lingkungan ekstern maupun intern terhadap perusahaan.
2.      Faktor-faktor ekonomis, sosial, psikologis dan geografis.
3.      Faktor-faktor sosio-kultural dan hokum.

2.2.8.      METODE        
Metode adalah hasil penentuan cara pelaksaanaan tugas dengan pertimbangan yang memadai menyangkut tujuan, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan jumlah penggunaan waktu, uang serta usaha.


 2.3. Ramalan & Teknik Perencanaan
Untuk membuat suatu perencanaan yang baik, sebuah perusahaan perlu sekali melakukan beberapa ramalan mengenai:
a.       Peramalan ekonomi
b.      Pengawasan pemerintah dan tindakan pajak
c.       Permintaan hasil-hasil industry
d.      Tingkah laku para konsumen
e.       Pertimbangan –pertimbangan secara etis dan sosial
f.       Penjualan produk-produk setiap perusahaan industry
Ramalan adalah asumsi-asumsi yang  menjadikan dasar kejadian-kejadian dimasa datang yang yang dapat mempengaruhi perencanaan.

2.4. Maksud Perencanaan
            Didalam setiap perencanaan terkandung beberapa maksud antara lain :
a.       Sebagai dasar dalam pengendalian
b.      Sebagai alat ukur keberhasilan dalam pekerjaan
c.       Sebagai dasar dari salah satu fungsi manajer yang meliputi pemilihan alternative-alternatif tujuan, kebijaksanaan dan prosedur
d.      Sebagai gambaran yang sangat jelas dan lengkap tentang bidang pekerjaan
e.       Sebagai pedoman bagi kegiatan-kegiatan pekerjaan agar dapat dilaksanakan secara teratur dan bertujuan
f.       Sebagai salah satu usaha untuk memperkecil resiko yang akan di hadapi di waktu yang akan datang
g.      Sebagai standar untuk pekerjaan agar sesuatunya terjadi sesuai dengan keinginan.
h.      Sebagai salah satu alternative untuk melakukan sesuatu tindakan.
i.        Sebagai dasar untuk bertindak ekonomis.
j.        Merupakan suatu proses pemikiran untuk menentukan tindakan – tindakan berdasarkan keputusan – keputusan mengenai tujuan, fakta dan ramalan.



2.5. Syarat-syarat Perencanaan & Rencana
2.5.1. Syarat-syarat Perencanaan
Perencanaan yang baik harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1.      Harus merumuskan dahulu masalah-masalah yang akan di rencanakan
2.      Harus diasarkan pada informasi, data dan fakta.
3.      Harusa dapat menentukan alternative-alternatif dan ramalannya
4.      Harus dapat memutuskan suatu keputusan yang menjadi rencana

2.5.2. Syarat-syarat Rencana
Suatu rencana yang baik minimal harus dibuat dengan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1.      Mempunyain tujuan yang jelas, obyektif dan rasional
2.      Penafsirannya hanya satu dan mudah dipahami
3.      Dapat dikeerjakan secara berkelompok
4.      Harus meliputi tindakan-tindakan yang akan dilakukan

2.6. Jangka Waktu Dalam Rencana atau Perencanaan
Secara garis besarnya jangka waktu rencana dapat dibedakan menjadi:
1.      Rencana Jangka Panjang (lebih dari 5 tahun)
2.      Rencana Jangka Menengah (antara 2-5 tahun)
3.      Rencana Jangka Pendek (antara 1-2 tahun)



BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Perencanaan didefinisikan sebagai suatu proses menetapkan tujuan dan memutuskan bagaimana hal tersebut dapat dicapai. Rencana meliputi sumber-sumber yang dibutuhkan, tugas yang diselesaikan, tindakan yang diambil dan jadwal yang diikuti. Para manajer mungkin membuat rencana untuk stabilitas (plan for stability), rencana untuk mampu beradaptasi (plan for adaptibility) atau para manajer mungkin juga membuat rencana untuk situasi yang berbeda (plan for contingencyi).

3.2. Penutup
            Dari tugas makalah tersebut, banyak hal yang dapat kita pelajari. Seperti halnya yang sudah kami harapkan dan sampaikan pada kata pengantar tugas makalah ini, yaitu semoga dengan terselesaikannya makalah ini dapat menambah wawasan kita dan pemahaman kita mengenai Perencanaan dalam Manajemen dan dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari kita sebagai Mahasiswa STIE Bina Bangsa Banten.
            Dan demikian makalah yang dapat kami buat. Apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati atau belum sesuai dengan apa yang Anda harapkan, kami mohon maaf. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun kami agar dalam tugas-tugas selanjutnya kami dapat menyelesaikannya dengan lebih baik lagi.